Postingan

Resume Artikel Ilmiah “Gastronomic ethnobiology of “terites”da traditional Batak Karo medicinal food: A ruminant's stomach content as a human food resource”

Gambar
  Artikel yang berjudul "Gastronomic ethnobiology of 'terites' - a traditional Batak Karo medicinal food: A ruminant's stomach content as a human food resource" mengeksplorasi aspek gastronomi etnobiologi dari makanan tradisional suku Batak Karo di Sumatra Utara, Indonesia, yang dikenal sebagai "terites". Terites adalah makanan tradisional yang dibuat dari chyme, yaitu cairan pencernaan yang setengah dicerna dari perut hewan ruminansia, yang kemudian dimasak bersama dengan berbagai tanaman liar dan rempah-rempah. Studi ini bertujuan untuk mendokumentasikan proses pembuatan terites, mencatat spesies tanaman yang digunakan, dan mendiskusikan kemungkinan implikasinya bagi nutrisi manusia. Data dikumpulkan melalui wawancara individu dan diskusi kelompok dengan informan dari enam desa di Kabupaten Karo. Dalam penelitian ini, spesimen tanaman dikumpulkan di lapangan dan diidentifikasi secara taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 29 spesies tanaman ...